jurnal 27 juli 2020
Peranan Teknologi Informasi di Dunia Perbankan serta Dampaknya Pada kepuasan nasabah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN
Padangsidimpuan.
Email: Nujusaputri56@gmail.com
Abstrak
Menggunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah. Awalnya, nasabah harus bertemu atau datang kecabang-cabang bank yang telah disediakan bank untuk investasi. Tetapi sekarang nasabah bisa melakukanya dengan lebih mudah yaitu dengan cara online. Manusia pada dasarnya menginginkan suatu hal serba instan dan praktis, sehingga hal ini mendorong pihak bank untuk melakukan terobosan-terobosan teknologi seperti; internet banking, sms bangking, ATM dll. sehingga para nasabahnya merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan.
Kata kunci: teknologi perbankan, kepuasan pelanggan,peran teknologi
Komputer murupakan alat moderen yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi disebut teknologi komputer atau pengolahan data elek tronik. Teknologi informasi didefenisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi dan elektronik digital.
Perkembangan teknologi diera globalisasi seperti sekarang ini sudah sangat berkembang pesat dan sangat canggih. Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang, karena teknologi informasi berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu manusia di era moderen ini dituntut untuk meengikuti perkembangan teknologi, karena dalam dunia bisnis teknologi informasi sangat berperan penting dalam menjalankan bisnisnya. Begitu juga dengan dunia perbankan teknologi informasi sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan bank.
Metode: kajian pustaka dimana kajian pustaka merupakan kegiatan menghimpun dan mengumpulkan informasi yang relevan dengan topic yang menjadi objek kajian sebuah penelitian. Dalam hal ini kajian pustaka dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai peran teknologi dalam dunia perbankan. Informasi ya g didapat diperoleh dari buku-buku dan karya tulis ilmiah.
Hasil
penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan tekhnik pengumpulan data melaui penyebaran angket dan kuesioner. Dengan jumlah responden 42 orang. Analisa data menggunakan regresi linear sederhana, dengan penguji validitas, penguji reabilitas, dan analisa determinasi. Sedangkan pengujian menggunakan uji t. selain itu dilakukan juga uji asumsi klasik, dimana semua pengujian tersebut menggunakan bantuan program spss versi 21
Berdasarkan hasil uji validitas dan reabilitas setiap item pernyataan pada variabel dinyatan valid dan reliabel. Serta hasil dari uji asumsiklasik dari uji normalitas semua data dinyatakan normal, uji leniaritas terdapat hubungan yang linear antara teknologi perbankan dan kepuasan nasabah, dan pada uji heterokedastitas data terbebas dari heterokedastitas. Pada uji t, variabel teknologi perbankan berpasangan positif signifikan terghadap kepuasan nasabah dengan t(hitung) teknologi perbankan sebesar 11.688 lebih besar dari nilai t(tabel)2,021.
Pembahasan
Peranan IT dalam Dunia Perbankan
Peranan teknologi informasi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer; sistem jaringan baik LAN maupun WAN dan sistem komunikasi yang akan digunakan untuk menstransfer data. Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi informasi terus meningkat hal ini terlihat dengan banyaknya jenis pekerjaan yang memerlukan kemampuaan di bidang teknologi informasi.
Diperlukan suatu kerangka teknologi informasi nasional yang akan mewujudkan masyarakat Indonesia siap menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) yang dapat menyediakan akses universal terhadap informasi kepada masyarakat luas secara adil dan merata, meningkatkan koordinasi dan penyalah gunaan informasi secara optimal, meningkatkan efesiensi produktivitas, meningkatkan kualitas-kualitas sumberdaya manusia, meningkatkan pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi, termasuk penerapan peraturan perundang-undangan yang mendukung, mendorong pertumbuhan ekonomi dengan pemanfaatan dan pengembangan teknologi informasi.
Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/ perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang dapat diakses dengan mudah oleh nnasabahnya, yang pada akhirnya akan bergatung pada teknologi informasi online. Contoh ppemanfaatan IT di bidang perbankan; uang elektronik, ATM, dan mobile banking.
Kepuasan nasabah
Kepuasan nasabah menurut para ahli:
- Menurut Kotler dan Amstrong “kepuasan pelanggan adalah suatu tingkat dimana perkiraan kinerja produk sesuai dengan harapan pembeli”.
- Menurut Engel “kepuasan merupakan evaluasi purna beli dimana anternatif dipilih sekurang-kurangnya memberikan hasil yang sama atau melampaui harapan nasabah.
- Menurut Philip Kothler “kepuasan merupakan perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antar kesannya terhadap kinerja suatu produk dan harapan-harapannya”.
Dari beberapa defenisi kepuasan pelanggan diatas maka dapat disimpulkan pada dasarnya pelanggan menilai kepuasan atau ketidak puasan mereka terhadap satu produk dengan membandingkan kinerja yang mereka alami dengan harapan.
Faktor-faktor Penetu Kepuasan Nasabah
Handi Irawan menyatakan bahwa pada dasarnya kepuasan dan ketidak puasan dari pelanggan ditentukan presepsi dari harapan pelanggan. Presepsi terhadap produk serta pelayanan sendiri dipengaruhi oleh pengalaman pelanggan saat mencoba produk ataumenerima suatu layanan.
Ada 5 yang menentukan tingkat kepuasan antara lain; kualitas produk, kualitas pelayan, faktor emosional,harga dan biaya.
Menurut Kasmiri kepuasan pelanggan dalam dunia perbankan harus diartikan secara menyeluruh, janga sepoton-sepotong. Artinya nasabah akan merasa sangat puas ketika komponen kepuasan terpenuhi secara lengka . kepuasan tersebut antara lain; tangibles, responsibility, reliabilitas, assurance, dan empathy.
Konsep pengukuran kepuasan
Menurut Kotler terdapat empat metode untuk mengukur kepasan pelanggan antara lain;
- Sistem keluhan dan saran
- Survei kepuasan pelanggan
- Ghost shopping, artinya metode ino dilaksanakan dengan mempekerjakan beberapa orang untuk berperan sebagaib pelanggan atau pembeli potensial produk perusahaan dan pesaing
- Lost custumer analysis, artinya menghubungi para pelanggan yang telah berhenti membeli atau yang telah beralih pemasok dan diharapkan diperoleh informasi penyebab terjadinya hal tersebut.
kesimpulan
manusia pada dasarnya mengingikan sesuatu serba instan dan praktis, maka dari itu dari pihak bank dibuatlah rterobosan-terobosan teknologi sehingga para nasabah merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Diantara terobosan-terobosan tersebut adalah uang elektronik, ATM, mobile banking.
Daftar pustaka
-Asnawi, dkk., Manajemen Perbankan, Malang: UIN Maliki Press, 2011.
-Nurastuti dan Wiji, Teknologi Perbankan, Yogyakarta: Graha ilmu, 2011.
#KKL-DR IAIN PSP 2020#
Komentar
Posting Komentar